Menguak Harga 'Si Pitung', Motor Bebek Paling Menggemparkan di Indonesia


“Si Pitung”. Diserap dari akronim bahasa Jawa, Pitung Puluh (tujuh puluh), karena lahir tahun 1970-an.

Penampilannya sih JADUL abis. Kayak motor bebek Honda lawas lah. Ternyata, motor ini diboyong PT Astra Honda Motor (AHM), langsung impor dari Thailand. Honda Jepang memproduksi ulang bebek Seri C ini, dalam jumlah terbatas, dalam rangka merayakan ulang tahun si Pitung, yang ke-50 tahun.

Mau tau harganya berapa? 55 juta bro!!!

Ada ya motor bebek dibanderol seharga Ninja Kawasaki?! Ya karena statusnya yang limited edition, memang biasanya mahal, karena enggak pasaran.


Kalau melihat pemaparan berita di KOMPAS.com, motor ini dibekali mesin mirip dengan Supra 125, yakni SOHC 124.89cc, bertenaga 9,7 Ps di putaran 7.500 rpm serta torsi 9,79 Nm pada 5.000 rpm.

Mahalnya harga si Super Cub, ternyata juga datang dari beberapa teknologi yang dimilikinya. Misal, lampu semuanya sudah LED. Tampilan boleh jadul, tapi speedometer sudah kombinasi analog dan digital.


Hidupin mesin, udah enggak perlu masukin dan putar kunci, soalnya ada fitur keyless, macam sedan menengah di Indonesia. Juga fitur answer back system, pada remote, buat yang lupa parkir si Pitung di mana. Ada tiga pilihan warna yang bisa dipilih, yaitu pearl shining black, pearl niltava blue, dan pearl nebula red.

Tapi, ya apa worthed ya mengeluarkan duit segitu banyak, cuma dapet motor bebek jadul, dengan fitur-fitur yang sudah ada di Vario baru?

Bukannya, alternatif, memburu motor bahan lawas di desa-desa, terus kita restorasi, bangun ulang, sampai ngincling, terlihat seperti motor baru, enggak semahal itu juga (Rp 55 juta). Nuansa retro bakalan lebih kental terasa, tapi ya, bakal kalah gaya sama motor impor ini lah ya.

Bagaimana menurut kalian soal si pitung?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Motor Roda Tiga yang Cocok Untuk Emak-emak, Mau Tau Harganya?