Kerennya Bus Double Decker ini, Fasilitasnya Setara Garuda Indonesia
Bicara industri otomotif, biasanya kita Cuma fokus pada merek-merek tradisional, macam Toyota, Honda, Suzuki, and the gank lah ya. Tapi, jarang bahas industri karoseri yang sebenarnya udah eksis dari era zaman Presiden Suharto.
Nah, kali ini akan dibahas soal Perusahaan Otobus (PO) asal Semarang, Jawa Tengah, Laksana. Masalahnya, ada bus baru yang dipajang di pameran GIIAS, ICE, BSD, Tangerang, yang lumayan menyita banyak perhatian pengunjung.

ini bus double decker (tingkat) dan punya fasilitas mewah layaknya kabin Garuda Indonesia. Oiya, Laksana menggunakan sasis dan mesin Scania K360.

Bus ini mampu menampung 66 penumpang sekali jalan. Konfigurasi jok-nya rada beda dari bus standar. Di lantai bawah 12 kursi, bergaya kafe, saling berhadapan, dengan meja di tengah. Sedangkan, di atas 54 jok. Sepertinya, kalau mau tidur di atas, tapi kalau mau menikmati perjalanan bisa sambil duduk-duduk di bawah.
Kompartemen bawah, juga ada pantry, semacam dapur kecil, buat menyiapkan minuman dan makanan buat penumpang. Sebelahnya, ada toilet, lengkap dengan kloset duduk.

Setiap jok di atas, juga dilengkapi dengan monitor layar sentuh pada sandaran kepala di depannya. Jadi, mirip banget lah kayak kalau lagi naik Garuda Indonesia.
Dari beberapa pemberitaan di media online Indonesia, kabarnya Laksana butuh dua tahun buat bikin bus ini. Harganya juga tidak murah, tapi bisa dibeli, Rp 3 miliar saja!
Kira-kira siapa yang mau beli ya?

Nah, kali ini akan dibahas soal Perusahaan Otobus (PO) asal Semarang, Jawa Tengah, Laksana. Masalahnya, ada bus baru yang dipajang di pameran GIIAS, ICE, BSD, Tangerang, yang lumayan menyita banyak perhatian pengunjung.

ini bus double decker (tingkat) dan punya fasilitas mewah layaknya kabin Garuda Indonesia. Oiya, Laksana menggunakan sasis dan mesin Scania K360.

Bus ini mampu menampung 66 penumpang sekali jalan. Konfigurasi jok-nya rada beda dari bus standar. Di lantai bawah 12 kursi, bergaya kafe, saling berhadapan, dengan meja di tengah. Sedangkan, di atas 54 jok. Sepertinya, kalau mau tidur di atas, tapi kalau mau menikmati perjalanan bisa sambil duduk-duduk di bawah.
Kompartemen bawah, juga ada pantry, semacam dapur kecil, buat menyiapkan minuman dan makanan buat penumpang. Sebelahnya, ada toilet, lengkap dengan kloset duduk.

Setiap jok di atas, juga dilengkapi dengan monitor layar sentuh pada sandaran kepala di depannya. Jadi, mirip banget lah kayak kalau lagi naik Garuda Indonesia.
Dari beberapa pemberitaan di media online Indonesia, kabarnya Laksana butuh dua tahun buat bikin bus ini. Harganya juga tidak murah, tapi bisa dibeli, Rp 3 miliar saja!
Kira-kira siapa yang mau beli ya?

Komentar
Posting Komentar