3 Alasan Beli Mobil via Online Lebih Aman
Apapun bisa dibeli secara online, termasuk mobil bekas. Dan metode beli mobil bekas dengan cara ini jauh lebih menguntungkan ketimbang showroom pinggir jalan. Kok bisa?
Dengan membeli mobil bekas di showroom pinggir jalan, kamu bisa melihat dan menjajal langsung mobilnya. Tapi tidak ada jaminan kalau kondisi mobil itu masih prima, bisa jadi ada oknum sales showroom yang nakal.
Lantas apakah membeli mobil bekas secara online sudah pasti bebas dari penipuan?

Mau tahu keuntungan apa saja yang bisa didapat jika beli mobil bekas online? Berikut ulasannya.
Dengan mengunjungi situs jual beli, kamu bisa lihat dulu kondisi mobil bekas buruanmu di foto. Bila sreg, baru deh berangkat kunjungi si penjual.
Sebelum berangkat untuk cek fisik, kamu juga bisa ngobrol dengan pemiliknya mengenai kondisi mobil tersebut via chat atau telefon. Jangan lupa tanya juga masalah kelengkapan surat-suratnya. Jadi kamu sudah dapat gambaran buat kondisi mobil secara keseluruhan bahkan sebelum kamu keluar rumah.
Bila kamu mau cari perbandingan pun gampang, tinggal ketik saja merek mobil di mesin pencarian. Nanti juga muncul daftar mobil yang kamu cari.
Lain halnya jika dari awal kamu sudah menentukan untuk beli di showroom. Tentunya kamu harus meluangkan waktu seharian untuk melakukan ini. Karena kalau tidak, gimana mau membandingkan harga mobil di showroom A dan showroom lainnya.
Alhasil, jadi boros tenaga, boros waktu, dan boros uang transportasi juga.
Kalau yang ini, umumnya bisa dinikmati kalau kamu beli mobil di marketplace khusus kendaraan.
Promonya bisa berupa uang muka atau DP ringan buat yang mau kredit, bonus garansi mesin, dan lainnya. Selain itu juga berani menjamin mobil bekas yang di iklankan ada dalam kondisi prima karena sebagian dari mereka punya tim yang bertugas mengecek mobil-mobil tersebut.
Promo seperti ini belum tentu ada lho kalau beli di showroom pinggir jalan. Kecuali showroom-nya sudah bekerja sama juga dengan situs-situs di atas.
Walau gak semua showroom penjual mobil bekas sales-nya nakal, tapi kamu tetap harus waspada akan hal itu. Biasanya mereka nawarin mobil yang bagus, mulus, dan mirip mobil baru. Tapi gak tahunya mobil itu bekas tabrakan atau indikator kilometernya sudah di-reset.
Kejadian serupa sebenarnya bisa saja terjadi jika kamu beli online yang diiklankan langsung oleh penjual. Namun, rata-rata penjual mobil di e-commerce sudah memaparkan kekurangan mobil dagangannya. Sebut saja seperti adanya baret, penyok, atau ada komponen yang sudah dimodif.
Seandainya kamu masih belum yakin sama penjelasan si penjual, minta saja buku servis mobilnya. Dengan melihat riwayat servisnya, dari situ bisa kelihatan komponen apa yang belum atau sudah diganti. Kamu pun bisa punya gambaran soal kondisi mobilnya.
Lantas gimana kalau buku servisnya kosong karena si penjual selalu servis mobil di bengkel umum? Minta saja bon servisnya. Kalau bonnya sudah juga gak ada? Ya ajak mekanik andalanmu dan cek mobilnya dari mesin, kelistrikan, hingga kaki-kakinya. Atau bawa mobilnya ke bengkel kalau perlu jika si penjual gak keberatan.
Itulah 3 alasan kuat mengapa beli mobil bekas online lebih aman dan menguntungkan ketimbang di showroom pinggiran. Meski kamu bisa mendapat banyak keuntungan dengan cara ini, bukan berarti semua showroom pinggiran itu pasti ngerugiin kamu lho ya.
Eksistensi showroom bisa kamu manfaatkan juga untuk melakukan riset harga pasaran. Bila showroom A jual mobil tipe X dengan harga sekian, maka kamu bisa jadikan acuan itu buat nawar mobil bekas buruanmu.
Dengan membeli mobil bekas di showroom pinggir jalan, kamu bisa melihat dan menjajal langsung mobilnya. Tapi tidak ada jaminan kalau kondisi mobil itu masih prima, bisa jadi ada oknum sales showroom yang nakal.
Lantas apakah membeli mobil bekas secara online sudah pasti bebas dari penipuan?

Mau tahu keuntungan apa saja yang bisa didapat jika beli mobil bekas online? Berikut ulasannya.
1. Hemat Waktu
Dengan mengunjungi situs jual beli, kamu bisa lihat dulu kondisi mobil bekas buruanmu di foto. Bila sreg, baru deh berangkat kunjungi si penjual.
Sebelum berangkat untuk cek fisik, kamu juga bisa ngobrol dengan pemiliknya mengenai kondisi mobil tersebut via chat atau telefon. Jangan lupa tanya juga masalah kelengkapan surat-suratnya. Jadi kamu sudah dapat gambaran buat kondisi mobil secara keseluruhan bahkan sebelum kamu keluar rumah.
Bila kamu mau cari perbandingan pun gampang, tinggal ketik saja merek mobil di mesin pencarian. Nanti juga muncul daftar mobil yang kamu cari.
Lain halnya jika dari awal kamu sudah menentukan untuk beli di showroom. Tentunya kamu harus meluangkan waktu seharian untuk melakukan ini. Karena kalau tidak, gimana mau membandingkan harga mobil di showroom A dan showroom lainnya.
Alhasil, jadi boros tenaga, boros waktu, dan boros uang transportasi juga.
2. Banyak Promo Menarik
Kalau yang ini, umumnya bisa dinikmati kalau kamu beli mobil di marketplace khusus kendaraan.
Promonya bisa berupa uang muka atau DP ringan buat yang mau kredit, bonus garansi mesin, dan lainnya. Selain itu juga berani menjamin mobil bekas yang di iklankan ada dalam kondisi prima karena sebagian dari mereka punya tim yang bertugas mengecek mobil-mobil tersebut.
Promo seperti ini belum tentu ada lho kalau beli di showroom pinggir jalan. Kecuali showroom-nya sudah bekerja sama juga dengan situs-situs di atas.
3. Meminimalisir Bertemu Sales Nakal
Walau gak semua showroom penjual mobil bekas sales-nya nakal, tapi kamu tetap harus waspada akan hal itu. Biasanya mereka nawarin mobil yang bagus, mulus, dan mirip mobil baru. Tapi gak tahunya mobil itu bekas tabrakan atau indikator kilometernya sudah di-reset.
Kejadian serupa sebenarnya bisa saja terjadi jika kamu beli online yang diiklankan langsung oleh penjual. Namun, rata-rata penjual mobil di e-commerce sudah memaparkan kekurangan mobil dagangannya. Sebut saja seperti adanya baret, penyok, atau ada komponen yang sudah dimodif.
Seandainya kamu masih belum yakin sama penjelasan si penjual, minta saja buku servis mobilnya. Dengan melihat riwayat servisnya, dari situ bisa kelihatan komponen apa yang belum atau sudah diganti. Kamu pun bisa punya gambaran soal kondisi mobilnya.
Lantas gimana kalau buku servisnya kosong karena si penjual selalu servis mobil di bengkel umum? Minta saja bon servisnya. Kalau bonnya sudah juga gak ada? Ya ajak mekanik andalanmu dan cek mobilnya dari mesin, kelistrikan, hingga kaki-kakinya. Atau bawa mobilnya ke bengkel kalau perlu jika si penjual gak keberatan.
Itulah 3 alasan kuat mengapa beli mobil bekas online lebih aman dan menguntungkan ketimbang di showroom pinggiran. Meski kamu bisa mendapat banyak keuntungan dengan cara ini, bukan berarti semua showroom pinggiran itu pasti ngerugiin kamu lho ya.
Eksistensi showroom bisa kamu manfaatkan juga untuk melakukan riset harga pasaran. Bila showroom A jual mobil tipe X dengan harga sekian, maka kamu bisa jadikan acuan itu buat nawar mobil bekas buruanmu.
Komentar
Posting Komentar